Melatih Toleransi Sejak Dini

Melatih Toleransi Sejak Dini

Dengan adanya kesadaran hukum ini kita akan menyaksikan tidak adanya pelanggaran sehingga kehidupan yang perfect akan ditemui. Wabah kelaparan akibat embargo terutama dirasakan oleh warga kota Al-Hudaydah. Kota di pesisir Laut Merah itu banyak bergantung dari hasil laut untuk menjamin pasokan pangan. Namun serangan udara yang dilancarkan Arab Saudi dan Amerika Serikat ikut menghancurkan kapal-kapal nelayan. Akibat kelaparan seorang bocah meninggal dunia setiap 10 menit di Yaman. Tanggung jawab pastinya akan memperoleh hasil kepuasan bagi diri sendiri maupun orang lain.

Hal tersebut dapat dilihat dari proses tumbuh kembangnya, seperti perubahan secara fisik dan meningkatnya kemampuan anak berpikir serta menggapai emosi. Keunikan setiap anak menjadi ciri khas yang menonjol, pada setiap fase perkembangan. Dengan mengetahui ciri khas yang menonjol pada setiap anak kita akan lebih mudah melakukan pendidikan yang sesuai atau tepat. Mengantri mengajarkan untuk menghargai proses dalam mendapatkan sesuatu.

Melatih sikap toleran kita

Meskipun tak dipungkiri kenyataan munculnya konflik di berbagai daerah akibat perbedaan tersebut. Hal itu menjadi isyarat pentingnya mengajarkan sikap toleransi kepada anak sejak dini. Salah satu fondasi dasar untuk memupuk sikap toleransi pada anak adalah rasa kasih sayang terhadap sesama. Ajari anak Anda untuk mengasihi orang-orang di sekitarnya, tanpa peduli dari mana mereka berasal. Anda dapat mengasah sikap ini dengan meminta anak untuk menerapkannya pada lingkungan terkecilnya, yaitu keluarga. Maraknya berita tentang jaringan pedofilia di Facebook tentunya membuat orang tua khawatir.

Apalagi bila dikaitkan dengan budaya masyarakat dan praktek pendidikan yang kita lakukan. Kita memang tidak hidup di dunia dengan sikap toleransi yang sempurna. Untuk itu, orang tua harus berusaha keras untuk tidak berpartisipasi dalam lelucon yang menyudutkan orang lain karena perbedaan. Dari sini bisa kita simpulkan, perbedaan suatu hal yang biasa dan bisa berjalan harmonis bila adanya rasa toleransi sosial.

Dalam kehidupan masyarakat pun kita harus peka terhadap lingkungan dan mampu beradaptasi diri dengan baik, serta bisa menciptakan suasana antar teman yang harmonis, penuh rasa aman dan nyaman. Padahal, memahami perbedaan merupakan kunci utama untuk menumbuhkan sikap toleransi pada anak. Banyak ‘perbedaan’ yang ada di lingkungan masyarakat sekitar kita yang harus dipahami anak. Orang tua dapat menanamkan sikap tenggang rasa atau toleransi dengan beberapa contoh teladan.

Kamu akan memiliki sebuah penghasilan secara mingguan maupun bulanan. Sisihkanlah sebagian dari uang tersebut serta melakukannya secara berulang. Janganlah kamu mudah terbujuk oleh suatu hal yang sia-sia atau tidak memiliki kegunaan, hal itu justru dapat menyebabkan kamu akan mengganggu keberlangsungan hidup kamu pada akhir bulan. Sehingga belajarlah untuk menabung agar kamu dapat terhindar dari kebiasaan meminjam uang atau berhutang. Salah satu contoh dari tanggung jawab kepada masyarakat yaitu jika terdapat seseorang yang tak mau untuk melakukan kerja bakti sebab malas. Maka dirinya akan mendapatkan teguran dari kepala desa ataupun warga setempat, sebab kerja bakti adalah tanggung jawab terhadap semua anggota masyarakat.

Pendidikan karaktersangat erat hubungannya dengan pendidikan moral dimana tujuannya adalah untuk membentuk dan melatih kemampuan individu secara terus-menerus guna penyempurnaan diri kearah hidup yang lebih baik. Pada sekolah-sekolah tertentu terdapat peraturan-peraturan yang sangat ketat untuk para siswa-siswinya, tapi sebenarnya peraturan tersebut bukan untuk mengekang para siswa melainkan untuk membentuk sikap disiplin dan kemandirian pada para siswa. Seperti pada sekolah yang menerapkan peraturan tidak boleh membawa HP ke sekolah, peraturan tersebut diberlakukan untuk mendorong para siswa berpikir kritis dan kreatif, serta mencegah kita untuk bergantung terus pada gadget.

Apapun cara yang dipilih, penting bagi kita untuk terus memperbaiki dan mengembangkan kemampuan interpersonal. Pasalnya, bukan hanya berpengaruh pada kesuksesan kita saat bekerja nanti, keterampilan interpersonal pun mampu membuat hidup kita menjadi lebih bermakna dan berkualitas. Kita bisa mengikuti workshop atau pelatihan keterampilan interpersonal, misalnya. Sebagai contoh interpersonal ability, bayangkan diri kita adalah seorang pelatih yang sukses melatih atlet dari satu angkatan ke angkatan berikutnya.

Comments are closed.